Lorelei Taron Istri Radamel Falcao Nakal di Old Trafford

by
Lorelei Taron Istri Radamel FalcaoLorelei Taron, istri striker Manchester United (MU), Radamel Falcao, punya cara tersendiri untuk mendukung suaminya saat melakukan debut di Old Trafford. Namun, ternyata langkahnya mengabadikan momen Falcao itu lewat video justru dianggap melanggar peraturan hak siar Premier League.

Taron hadir di Old Trafford ketika MU menghadapi Queens Park Rangers (QPR), Minggu (14/9/2014). Pada pertandingan tersebut, Falcao memang tidak diturunkan sejak menit awal oleh manajer Louis van Gaal.

Falcao baru dimasukkan ke lapangan pada menit ke-67 menggantikan Juan Mata. Ketika itu, MU berada dalam posisi unggul 4-0 berkat gol Angel Di Maria, Ander Herrera, Wayne Rooney, dan Juan Mata.

Melihat suaminya bersiap memasuki lapangan, Taron pun berusaha untuk mengabadikan momen tersebut. Namun, ternyata ia tidak ingin mengabadikan momen itu dalam bentuk foto, melainkan merekam video ketika Falcao untuk kali pertama bermain di hadapan puluhan ribu suporter di Old Trafford.

Video itu pun kemudian diunggah ke akun Instagram miliknya yang memiliki total 195.497 followers. Penyanyi terkenal asal Argentina tersebut lalu memberi judul, “Debut di Theater of Dreams.”

Menurut Off The Post, aksi ini dianggap sebagai pelanggaran terhadap hak siar Premier League. Apalagi, beberapa waktu lalu, MU juga sempat melarang para suporter membawa peralatan elektronik yang berukuran lebih besar dari 150 mm x 100 mm seperti iPad atau tablet ke dalam stadion untuk mencegah suporter merekam jalannya pertandingan.

Memang tidak diketahui apakah gadget apa yang digunakan Taron untuk merekam video tersebut. Namun, yang pasti, Taron tetap mendapatkan apresiasi besar ketika menggungah video itu karena di-like sebanyak 8.520 kali oleh followers-nya.

Kebijakan melarang merekam jalannya pertandingan di Old Trafford berkaitan dengan keputusan Premier League yang menganggap mengunggah cuplikan video gol ke salah satu jejaring sosial bernama Vine adalah pelanggaran hak cipta.

Maklum, di media sosial, Vine kerap menjadi media alternatif untuk menyaksikan kejadian menarik dalam pertandingan. Proses gol hingga kontroversi yang terjadi di dalam lapangan dapat disaksikan ulang dalam hitungan detik.

Direktur Komunikasi Premier League, Dan Johnson, sempat menyatakan, merekam video jalannya pertandingan untuk diunggah ke media sosial adalah pelanggaran hukum. Mereka beralasan keputusan itu harus diberlakukan karena stasiun televisi membeli hak siar dengan harga yang fantastis.

“Saya tahu bahwa ini rasanya seperti membunuh kesenangan semua orang, namun kami harus melindungi kekayaan intelektual kami,” kata Johnson.