Inilah Tips Melakukan Hubungan Seksual Di Bulan Puasa Oleh Infokami Portal News

by

Inilah Tips Melakukan Hubungan Seksual Di Bulan Puasa | Infokami Portal News

Pengen tau bagaimana menjalani hubungan seks di bulan puasa bersama pasanganmu agar tetap romantis? Karena banyak yang merasa kesulitan untuk berhubungan seks dengan pasangan akibat kondisi fisik yang terlalu letih setelah seharian berpuasa.

Menjalankan puasa di bulan Ramadhan bukan berarti anda harus menghentikan seluruh aktifitas seks anda bersama pasangan.

Hubungan intim harus dilaksanakan pada waktu malam hari setelah berbuka puasa sampai sebelum waktu imsak. Usai berhubungan intim, sebelum imsak tiba Anda harus segera melakukan mandi wajib.

Konsumsilah makanan yang baik, terutama saat puasa. Karena sangat penting untuk mempertahankan energi.

Jangan mengesampingkan kesehatan fisik, emosional, spiritual, dan seksual Anda. Karena semua itu berhubungan satu sama lain.

Melakukan Hubungan Seksual Di Bulan Puasa

Anda dan pasangan membutuhkan asupan nutrisi yang baik untuk
mempertahnakan energi. Oleh karenanya, Anda harus memilih dan
mengkonsumsi menu buka puasa yang sehat.

Karena seperti dikutip dari situs Islamqa, hubungan suami istri haram
dilakukan pada siang hari saat berpuasa. Jika melakukannya maka puasa
menjadi batal dan kedua pasangan dikenakan denda yaitu kewajiban
memerdekakan seorang budak, atau jika tidak memungkinkan maka kedua
pasangan diwajibkan menggantinya dengan berpuasa selama dua bulan
berturut-turut atau dengan memberi makan 60 orang fakir miskin.

Berikut ini beberapa tips melakukan hubungan seksual selama bulan puasa.

1. Lupakan dulu soal rasa stres akibat pekerjaan dan
rutinitas yang kerap membuat otak dan tubuh tidak merespon stimuli baik
verbal dan non verbal.

Dalam Islam, hubungan seks dengan pasangan yang sah termasuk ibadah karena itu melakukannya berarti mendapat pahala.

Lakukan seks kala Anda dan pasangan sudah siap dan sudah selesai
menunaikan ibadah, hal ini penting agar saat berhubungan seks tubuh
sudah fokus dan merasa santai.

2. Jangan terlalu membuat gerakan begitu aktif atau
kelewat dinamis, biasanya ketika berbuka tubuh akan merasa lebih cepat
lemas dan tidak bersemangat, cukuplah memilih posisi yang mampu membuat
Anda meraih kenikmatan bersama, namun tidak mudah membuat lelah.

Baca: Mempelajari Ukuran Vagina Wanita Untuk Kepuasan Seksual

Contohnya seperti posisi women on the top (missionaris), miring, bent
over ataupun posisi doggie style dengan ritme gerakan seks yang tidak
terlalu cepat.

3. Cobalah mempersingkat waktu foreplay karena akan cukup menguras tenaga Anda.

Seks kilat adalah salah satu alternatif seks yang biasa dilakukan
pasangan suami istri selama bulan puasa. Jika di luar Ramadhan anda
terbiasa berhubungan seks dalam waktu yang lama maka selama bulan puasa
sebaiknya durasi dikurangi agar stamina anda tetap fit di siang hari.

Sebaliknya, lebih fokus pada tahap penetrasi sehingga Anda dan
pasangan dapat lebih berkonsentrasi dengan kenikmatan atau momen orgasme
ketika berhubungan seks.

Baca: Memancing Gairah Wanita Demi Kepuasan Di Atas Ranjang

Saran yang ketiga ini juga sebaiknya dibicarakan terlebih dahulu dengan pasangan agar tercipta rasa saling pengertian.

Kesimpulannya

Melakukan Hubungan Seksual Di Bulan Puasa (3)

Yang terpenting dalam hubungan seks bukanlah berapa lama waktunya,
melainkan kualitas hubungan seks itu sendiri yang berpengaruh terhadap
tingkat kepuasan serta hubungan yang romantis.

waktu yang tepat untuk berhubungan intim adalah usai berbuka puasa
hingga sebelum waktu imsak tiba. Hal itu juga dijelaskan dalam Al-Qur’an
surat Al-Baqarah : 187.

Baca juga: Tips Mencegah Bau Mulut Saat Berpuasa

“Dihalalkan bagi kalian pada
malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kalian; mereka itu
adalah pakaian bagi kalian, dan kalian pun adalah pakaian bagi mereka.
Allah mengetahui bahwasanya kalian tidak dapat menahan nafsu kalian,
karena itu Allah mengampuni kalian dan memberi maaf kepada kalian. Maka
sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan oleh
Allah untuk kalian, dan makan minumlah hingga terang bagi kalian benang
putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu
sampai datang malam, tetapi janganlah kalian campuri mereka itu sedang
kalian beri’tikaf di masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah
kalian mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada
manusia, supaya mereka bertakwa.”

Save