Cara Menghilangkan Bintik Bintik Putih Yang Ada Di Bawah Mata

by
Vanilla sex – Bintik putih yang timbul di bawah atau di sekitar mata, hidung, dan pipi cenderung tidak berbahaya. Namun tetap dapat mengganggu penampilan. Kabar baiknya, ada sejumlah perawatan yang dipercaya efektif sebagai cara menghilangkan bintik putih di bawah mata. Perawatan tersebut meliputi deroofing, ablasi laser, dermabrasi, obat oles, metode diathermy, hingga cryotherapy. Simak penjelasannya dalam ulasan berikut ini!

 

Bintik putih di bawah mata mengacu pada kondisi klinis yang disebut milia. Meskipun umumnya terjadi pada bayi baru lahir, milia juga bisa terjadi pada anak-anak dan bahkan orang dewasa.
 
Milia pada bayi baru lahir tidak membutuhkan penanganan medis dan akan hilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa minggu. Sedangkan pada anak-anak, remaja dan orang dewasa, penyakit yang bernama lain kista milium ini membutuhkan waktu lebih lama untuk hilang. Dalam beberapa kasus di mana milia bersifat persisten, dibutuhkan perawatan khusus.
 
Cara Menghilangkan Bintik Putih secara Medis
 
Bintik putih ini biasanya dapat menghilang sendiri dalam waktu beberapa bulan. Namun untuk membantu menyingkirkan bintik-bintik putih tersebut, Anda bisa melakukan sejumlah perawatan. Berikut beberapa metode perawatan yang dianjurkan oleh ahli medis:
  • Obat oles retinoid

 

Cara menghilangkan bintik putih di bawah mata bisa dilakukan dengan menggunakan obat oles retinoid berupa krim, losion, atau gel. Senyawa retinoid diketahui dapat menghasilkan pertumbuhan sel kulit baru dan mengurangi keratinisasi (penumpukan keratin) yang memicu timbulnya bintik putih. Selain menghilangkan bintik-bintik putih, obat ini juga efektif mengatasi komedo.
 
Namun perlu diingat, efek samping penggunaan obat oles ini secara berlebihan dan jangka panjang bisa menyebabkan kemerahan, pembengkakan, dan pengelupasan pada area kulit yang diolesi obat. Selama menggunakan obat oles retinoid, hindarilah paparan sinar matahari, karena dapat menyebabkan iritasi kulit. Obat ini tidak boleh digunakan oleh ibu hamil.
  • Deroofing

 

Cara menghilangkan bintik putih di bawah mata yang satu ini dilakukan dengan menggunakan jarum steril yang bertujuan untuk mengeluarkan isi milia. Meski cara ini mudah, namun sangat tidak dianjurkan melakukannya sendiri karena dapat menyebabkan luka dan kerusakan pada kulit.
  • Dermabrasi, peeling, dan ablasi laser

 

Peeling wajah dilakukan dengan mengoleskan cairan kimia yang berguna untuk mengelupas lapisan atas kulit, serta mengangkat sel kulit mati. Setelah itu, kulit mati akan digantikan dengan kulit baru yang lebih sehat. Teknik pengelupasan kulit lainnya adalah dermabrasi, yang umumnya dilakukan untuk menangani jaringan parut wajah. Dermabrasi juga dapat digunakan untuk mengatasi keriput, masalah kulit akibat paparan sinar matahari, dan gangguan pigmentasi. Sedangkan ablasi laser adalah perawatan yang menggunakan sinar laser untuk menghilangkan bintik-bintik yang timbul.
Ketiga prosedur ini dapat dilakukan oleh dokter kulit, dan diketahui efektif untuk milia yang sudah meluas atau menggerombol.
  • Metode diathermy, cryotherapy dan kuretase

 

Diathermy dan cryotherapy memiliki tujuan yang sama, yakni menghancurkan kista atau bintik-bintik putih yang timbul. Namun keduanya menggunakan teknik yang berbeda. Metode diathermy adalah proses penghancuran milia menggunakan suhu panas, sementara metode cryotherapy dilakukan melalui proses pembekuan. Sedangkan metode kuretase adalah tindakan pengikisan dan kauterisasi (prosedur pembakaran jaringan kulit dengan listrik) untuk menghancurkan kista atau bintik-bintik putih.
Perawatan Rumahan Pemulihan Milia
 
Beberapa tips berikut ini juga bisa Anda terapkan untuk membantu mempercepat proses penyembuhan, serta sebagai langkah pencegahan agar milia dan bintik-bintik putih di bawah mata tidak muncul lagi, yaitu:
 
  1. Bersihkan wajah secara rutin
  2. Setiap hari bersihkan wajah menggunakan pembersih wajah atau sabun yang lembut dan bebas dari paraben.
  3. Hindari memencet bintik putih
  4. Hindari memencet bintik-bintik putih menggunakan tangan atau benda lainnya, karena dapat menyebabkan luka, kulit keropeng, hingga infeksi.
  5. Menguapi wajah
  6. Ini bisa dilakukan dengan cara terapi uap atau mandi uap. Bagi yang memiliki keran air panas di kamar mandi, mandi uap dapat dilakukan dengan mengubah kamar mandi menjadi ruang uap. Anda cukup menutup kamar mandi rapat-rapat dan menyalakan keran air panas hingga uap memenuhi kamar mandi. Duduklah selama 5-8 menit dan biarkan uap menembus kulit, membuka pori-pori kulit, dan melepaskan serpihan kulit atau iritasi lainnya. Setelah selesai, matikan air panas dan tunggu beberapa menit. Kemudian tepuk-tepuk wajah secara lembut menggunkan handuk, lalu bilas dengan air hangat.
  7. Eksfoliasi atau pengelupasan kulit
  8. Anda dapat melakukan pengelupasan kulit menggunakan produk eksfoliasi yang mengandung asam salisilat, asam sitrat, atau asam glikolat. Lakukan eksfoliasi sekali seminggu.
  9. Mengoleskan madu

 

Madu yang dioleskan pada area bintik-bintik dipercaya dapat mengatasi milia. Madu diketahui sebagai antimikroba yang dapat membantu mengurangi peradangan dan infeksi. Studi klinis menunjukkan bahwa madu yang dicampur dengan ekstrak kulit kayu manis efektif dalam memerangi bakteri yang menyebabkan infeksi kulit. Meskipun milia biasanya tidak disebabkan oleh bakteri, namun masker madu dengan ekstrak kayu manis bisa Anda gunakan untuk memperbaiki tampilan kulit Anda.
 
Perawatan Bintik Putih pada Bayi Baru Lahir antara lain sebagai berikut :
  1. Bintik putih di sekitar wajah bayi baru lahir tidak memerlukan perawatan medis, tetapi Anda bisa melakukan beberapa tips berikut ini agar kulit bayi terlihat lebih baik.
  2. Jaga kebersihan tubuh dan wajah bayi. Bersihkan wajah bayi dengan air hangat dan sabun bayi yang lembut.
  3. Keringkan wajahnya dengan handuk yang lembut atau cukup dengan menepuk-nepuk lembut wajahnya sampai kulit mengering
  4. Jangan memencet bintik putih karena dapat menyebabkan iritasi dan infeksi.
  5. Hindari menggunakan losion atau minyak di wajah bayi.

 

Dalam beberapa bulan pertama setelah lahir, ruam apa pun pada kulit bayi yang disertai dengan gejala lain, seperti demam, hilang nafsu makan, lesu, dan batuk, perlu dievaluasi oleh dokter anak sesegera mungkin.
 
Demikian sejumlah perawatan dan cara menghilangkan bintik putih di bawah mata yang bisa Anda lakukan. Jika bintik-bintik tidak juga hilang dalam kurun waktu beberapa bulan atau lebih, atau jika kondisi tersebut sudah menyebabkan ketidaknyamanan, maka sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter kulit.
loading...