Nuruzzaman Ungkapkan Semua Kebusukan Partai Gerindra

by
Nuruzzaman Ungkapkan Semua Kebusukan Partai Gerindra
Nuruzzaman Ungkapkan Semua Kebusukan Partai Gerindra

Dominoqq – Mohammad Nuruzzaman yang merupakan Wakil Sekjen Partai Gerindra resmi mengundurkan diri dari Partai Gerindra. Surat pengunduran dirinya sudah di berikan kepada Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. Menurut pengakuan dari Nuruzzaman, dirinya memang sudah berniat mengundurkan diri sejak Desember 2017 yang lalu. Namun surat pengunduran diri Nuruzzaman baru di serahkan pada hari Selasa, 12 Juni 2016.

Nuruzzaman Ungkapkan Semua Kebusukan Partai Gerindra

Nuruzzaman mengungkapkan bahwa salah satu alasannya mengundurkan diri di karenakan kalimat yang di ucapkan Fadli Zon. Fadli Zon yang merupakan Wakil Ketua Umum Gerindra di anggap telah menghina dirinya. Fadli Zon telah menghina KH Yahya Cholil Staquf yang merupakan guru Nuruzzaman. Fadli Zon berkomentar tentang acara di Israel. Acara tersebut di sebut merupakan ajang politik yang berhubungan dengan hal Ganti Presiden.

Nuruzzaman mengatakan hinaan terhadap gurunya berarti hinaan terhadap dirinya juga. Mungkin Prabowo tidak mengerti karena hanya peduli dengan hal yang bersifat politik. Nuruzzaman juga mengatakan dirinya sempat senang dan bangga terhadap Prabowo. Dirinya bergabung dengan Gerindra pada tahun 2014. Namun kini Gerindra telah berubah.

Nuruzzaman pun menceritakan bahwa dirinya pernah mencalonkan diri sebagai caleg pada tahun 2014. Saat itu, dirinya pun jarang di undang saat rapat. Namun dirinya tidak mengambil pusing karena dirinya sepenuhnya percaya dengan Prabowo. Jika dulu Gerindra adalah partai yang memiliki karakter kepedulian dan juga keberanian, tetapi sekarang Gerindra adalah partai yang rapuh dan juga mengejar kepentingan. Nuruzzaman mengaku sangat kecewa.

Nuruzzaman juga mengatakan Gerindra juga hanya partai yang bisa menyerang penguasa tanpa data yang valid. Parahnya Gerindra adalah partai yang senang dengan SARA. Menurut Nuruzzaman, sulit baginya untuk berjuang dengan Gerindra karena sudah tidak sesuai dengan hati nuraninya. Gerindra adalah partai yang sibuk memperebutkan kekuasaan tanpa mempedulikan kepentingan rakyat. Nuruzzaman kini merasa lega bisa lepas dari Gerindra dan dirinya akan melawan Gerindra dan kandidat busuk yang menghancurkan rakyat.

loading...